KAPTEN MUSLIHAT, WARTA PAKWAN – Sebanyak 20 satuan pendidikan di Kota Bogor yang terdiri atas 18 sekolah dasar (SD) dan dua sekolah menengah pertama (SMP) resmi dikukuhkan sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Pengukuhan berlangsung di Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Bogor, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bogor Eko Prabowo, anggota DPRD Kota Bogor Subhan, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tri Prahadisasongko, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor Heri Karnadi, serta Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor M. Taufik.
Dalam sambutannya, Eko Prabowo berpesan kepada seluruh kepala sekolah agar program SPAB tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diterapkan secara konsisten di lingkungan satuan pendidikan.
“Jangan hanya seremoni. SPAB harus dijalankan dengan serius. Diawali dari 20 sekolah ini agar kesiapsiagaan bencana semakin meningkat, bukan hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan masyarakat,” tegas Eko.
Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran dan budaya tanggap bencana sejak dini. Dengan demikian, peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan diharapkan memiliki pengetahuan dan kemampuan menghadapi potensi bencana.
Senada dengan itu, Kadisdik Kota Bogor Heri Karnadi menegaskan bahwa sekolah tidak hanya dituntut memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana, tetapi juga harus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Ia mengingatkan agar seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan berperan aktif menciptakan suasana belajar yang kondusif serta mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah.
“Jangan ada perundungan di sekolah. Kepala sekolah dan para guru serta tenaga kependidikan harus proaktif menjaga kondusivitas lingkungan sekolah,” ujar Heri.
Sementara itu, Kepala SDN Kebon Pedes 7 Kota Bogor, Erny Widiyanti, menyambut baik pengukuhan SPAB tersebut. Ia menyatakan kesiapan sekolahnya untuk mengikuti arahan Dinas Pendidikan dan BPBD Kota Bogor dalam mengimplementasikan program Satuan Pendidikan Aman Bencana.
Menurut Erny, penerapan SPAB menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah terhadap kesiapsiagaan bencana sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Dengan pengukuhan 20 satuan pendidikan tersebut, diharapkan budaya sadar bencana semakin tumbuh di lingkungan sekolah dan dapat meluas ke masyarakat.
(Tjahyadi Ermawan)
